Mungkinkah ada ciptaan yang lebih besar dan lebih kuat dari Tuhan sang pencipta?
Apa itu revolusi industri 4.0? Istilah industry 4.0 pertama kali digemakan dalam acara Hannover Fair pada April 2011 silam.
Istilah itu kemudian digunakan pemerintah Jerman dalam memajukan bidang industri ke tingkat yang lebih tinggi menggunakan bantuan teknologi. Bisa diartikan sebagai adanya ikut campur sebuah sistem cerdas dan otomasi dalam industri.
Bisa dikatakan bahwa revolusi industri 4.0 adalah upaya yang memungkinkan pelaku industri membiarkan komputer saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain.
Akhirnya mesin tersebut akan membuat keputusan tanpa melibatkan tenaga manusia, kombinasi antara fisik-cyber, Internet of Things (IoT) dan Internet of Systems yang sekaligus membuat revolusi industri generasi keempat (4.0) mungkin terjadi.
Sadar kah kita bahwa kita sedang hidup di dunia yang menyusut ke ujung jari kita. Laptop, Tablet, Wifi, Bluetooth, Facebook, Google, Youtube, Twitter, AI dan banyak lagi menandakan kita sedang naik kepada tingkat peradaban yang lebih tinggi.
Dalam situasi seperti ini, kita dapat menilai seperti apa kita ketika berhadapan dengan kemajuan teknologi. Sebagian besar mampu beradaptasi namun tidak sedikit juga yang kewalahan dengan sajian yang ada seperti sekarang.
Apakah karena masih masa transisi atau karena memang lompatan yang terjadi ini terlalu jauh sehingga kita seolah dikejutkan dengan apa yang kita hadapi sekarang. Keadaan membuat kita harus menjadi lawan bagi orang lain, bahkan menjadi lawan bagi diri sendiri, bagi keinginan dan bagi rencana kita, dan kita semua diharuskan ikut dalam permainan yang ada ini.
Seleksi bukan pada bisa bermain atau tidak, tetapi hasil akhir yaitu menang atau kalah lah yang menjadi penentu kemampuan kita.
Banyak karyawan dirumahkan karena tenaga manusia tergantikan oleh mesin, usaha terhenti, persaingan terlihat semakin nyata. Ini semua semakin menghimpit, akibatnya pikiran kita seolah dibungkus dengan hal yang negatif. Tidak heran mengapa ada orang yang akhirnya memilih bunuh diri ditengah situasi ini.
Surat kabar tribun tgl 28 Mei 2020 (newsmaker.tribunnews.com) memuat berita seorang artis (india) berusia 25 tahun bunuh diri karena tidak bisa bekerja sehingga penghasilannya sebagai seorang artis terhenti dan itu membuatnya depresi.
Sebelum melakukan gantung diri ia menuangkan perasaannya dalam sebuah kalimat yang dia unggah di salah satu akun media sosialnya. Demikian bunyi pesannya dalam bahasa indonesia “tak ada yang lebih buruk dari mimpimu yang sekarat.”
Masih ada berita kejadian bunuh diri yang lain di berbagai negara yang kita bisa temukan lewat internet.
Arti Berkat Dalam Kitab Kejadian
JADILAH SEMPURNA: Sebuah Panggilan dalam Kejadian 17:1.
11 Golongan Ini Disebut Bodoh dalam Alkitab
Makna Yesus Duduk di Sebelah Kanan Allah dalam Markus 16:19
Jika diperhatikan, bukan tidak mungkin tenaga manusia akan semakin tergantikan oleh mesin dalam menyelesaikan pekerjaan/melakukan produksi, selain lebih ekonomis mesin juga lebih efektif dan efisien.
Pemilik usaha tidak memikirkan tunjangan dan bonus lagi seperti kepada karyawan biasanya, dan kalau itu terjadi betapa banyaknya kekacauan yang akan terjadi karena kurangnya lapangan pekerjaan. Hal ini bisa saja akan semakin memicu hal negatif diantara penduduk dunia ini. Tantangan dihadapan kita lebih besar dan lebih kuat.
Lalu apa yang harus kita lakukan di saat seperti ini? Bagaimana kita bersikap? Apa yang menjadi sumber kekuatan kita dalam bertahan? Masihkah ada yang baik di hari mendatang?
Ulangan 11:23 maka TUHAN akan menghalau segala bangsa ini dari hadapanmu, sehingga kamu menduduki daerah bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu.
Dalam sebuah pertandingan tinju, peserta yang bertanding biasanya akan melakukan timbang badan untuk memastikan bahwa kedua petarung ini memang sepadan untuk dipertemukan. Sebagai seorang yang menikmati pertandingan tinju saya biasanya mencoba memberi prediksi tentang siapa yang akan menang.
Sering kali tampilan fisik yang lebih dahulu menjadi dasar bagi kita menentukan siapa pemenangnya, apakah dia yang lebih tinggi, atau yang badannya lebih kekar. Walau sebenarnya itu tidak menjadi penentu utama menjadi seorang pemenang dalam olah raga tinju.
Tetapi kita seolah sudah dibesarkan dengan sebuah paham bahwa sesuatu atau seseorang yang lebih besar dan kuat sudah pasti memenangkan pertarungan.
Apakah kesusahan dan kekhawatiran yang sekarang sudah lebih besar dan lebih kuat dari iman kepada Tuhan yang kita miliki?
Pada saat Tuhan memberi peringatan kepada bangsa Israel, pada saat yang sama itu juga harus menjadi pegangan bagi kita.
Ulangan 11:23 “Engkau akan menduduki bangsa bangsa yang lebih kuat dan lebih besar darimu. Menduduki berarti menaklukkan.”
Ayat ini berisi sesuatu yang berbeda dengan rumus dalam hidup kita selama ini bahwa yang lebih kuat dan besar sudah pasti menang. Tetapi bagi Tuhan tidak ada ciptaan yang dapat menjadi lebih kuat dan lebih besar dari pada penciptanya.
Tuhan dapat memenangkan Anda dan saya sekalipun kesusahan saat ini tampaknya lebih besar dan lebih kuat dari kemampuan kita.
Namun dengan aturan main yang Tuhan berikan yaitu, kamu harus dengan sungguh sungguh berpegang pada perintah yang Tuhan sampaikan ( Ulangan 11:8, 13,16,22), dan ayat 16 adalah mengenai ketaatan beribadah kepada Tuhan sang pencipta.
Baca juga: Alkitab Menyebut Mereka Jahat
Apa Kata Alkitab Tentang Pinjaman Online
Beribadah kepada Tuhan yang benar dengan cara yang benar akan membantu mengingatkan kita bahwa ada yang lebih besar dari pada kesusahan yang sedang terjadi yaitu Tuhan.
Kalau hal ini selalu ada dalam pikiran kita maka sesulit apapun keadaan kita akan tetap terhibur karena ada Tuhan yang memperhatikan. Kita akan terhindar dari depresi yang bisa berujung pada mencelakakan diri sendiri.
Setiap kita adalah penyembah dalam sebuah ibadah, karena kita semua adalah penyembah lalu apa yang harus disombongkan.
Kita bukan oknum yang disembah, status kita sama yaitu hamba. Bagi Anda apakah kesusahan dan kekhawatiran kali ini lebih besar dan lebih kuat?
Jangan takut, kita memiliki Tuhan yang akan menaklukkan semua itu untuk kita. Tetap semangat, optimis, saling mengasihi dan Tuhan memberkati.
Tidak ada komentar