x

SEBERAPA BESAR TUHAN ITU?

waktu baca 4 menit
Jumat, 23 Des 2022 12:32 423 Jandri Tumangger

Jika Anda dihadapkan dengan pertanyaan, seberapa besar Tuhan itu? Apa jawaban Anda?

Dalam pengalaman melayani yang saya jalani, seringkali saya terlibat dalam perbincangan dengan seseorang mengenai Ke-Mahakuasaan Tuhan/Kebesaran Tuhan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa hidup mempercayai Tuhan seringkali dihadapkan dengan berbagai tangan, termasuk untuk meyakini secara penuh keberadaan Tuhan itu.

Pada suatu hari saya berbincang dengan seseorang tentang tentang fenomena hidup yang terjadi di sekitarnya.

Baca juga: Dalihan Na Tolu Berdasarkan Roma 12:10,18.

Baca juga: Apa Kata Alkitab Tentang Pinjaman Online

Sahabatnya menawarkannya untuk menempati sebuah rumah agar tidak kosong dan perlahan rusak, dan pada saat yang sama bisa juga digunakan untuk membuka usaha kecil kecilan demi mendukung perekonomian keluarganya.

Karena pertimbangan yang ia miliki akhirnya ia tidak jadi menempati rumah itu dan memilih tetap tinggal di kediamannya ketika itu.

Ia mengetahui dengan jelas bahwa sahabatnya ini memiliki beberapa rumah yang tidak dihuni. Semua ia beli untuk tujuan investasi, karena sudah terlalu banyak ia tidak lagi dapat mengurus semuanya apalagi untuk menempatinya sehingga beberapa di biarkan kosong tak berpenghuni.

Pada hari yang sama ia mendengar kabar dari seorang teman yang lain bahwa ada seorang yang ia kenal kesulitan untuk memperoleh rumah untuk ditempati, akhirnya mereka hanya bisa menyewa sebuah ruangan yang tadinya adalah sebuah garasi kendaraan.

Begitu beratnya hidup yang mereka alami sehingga hanya mampu menyewa sebuah ruangan bekas garasi untuk tempat mereka berteduh dari hujan dan panas.

Setelah menceritakan dua kisah yang sangat berbeda ini ia bertanya, Benarkah ada Tuhan? apakah Tuhan itu maha Memperhatikan? dan apakah Tuhan masih terlibat dan berkuasa atas kehidupan manusia di buni ini?

Jika Tuhan ada dan Ia maha kuasa, bukankah seharusnya Ia dengan mudah juga menolong setiap orang yang mengalami kesusahan?

Mereka yang memiliki beberapa rumah yang tidak dihuni mengapa tidak dengan kuasa Tuhan dipertemukan dan buka kan hatinya agar bersedia menolong orang yang kesulitan tersebut, yang terjadi justru sebaliknya.

Kemudian ia lanjut berbicara dan mengatakan, Tuhan adalah pencipta bumi dan segala isinya, akan tetapi mengapa tidak berbuat apa apa atas kesulitan hidup manusia ciptaan-Nya? Setelah diciptakan kemudian ditinggalkan.

Pernahkah Anda mendengar istilah Deus otiosus? ini adalah konsep tentang Tuhan yang menciptakan dunia dan kemudian membiarkan dunia tersebut berjalan seperti apa adanya.

Konsep ini menggambarkan Tuhan seperti seorang pembuat jam, diciptakan kemudian dibiarkan berputar sendiri dan jika rusak pun tetap akan dibiarkan.

Tidak dapat dihitung berapa banyak akan tetapi saya sering bertemu dengan orang orang yang memiliki cara berfikir seperti itu.

Kecenderungan nya, mereka yang saya temui dengan konsep berfikir seperti demikian adalah mereka yang sedang menghadapi kesusahan dalam hidup.

Kesusahan yang terjadi dalam hidup seringkali mengubah cara pandang kita tentang Tuhan, jika kita optimis kita bisa katakan bahwa ini hanya bentuk ujian sesaat yang tidak melampaui kekuatan saya, dan saya akan semakin kuat setelah ini.

Sebaliknya ketika tampaknya keadaan terlalu susah kita katakan, di mana Tuhan? saya sudah berdoa dan meminta pertolongan-Nya namun Ia tidak berbuat apa apa, apakah Ia benar benar maha kuasa? seberapa besar Tuhan itu sesungguhnya?

Bagaimana menurut Anda? seberapa besar Tuhan itu sehingga seringkali kita merasa bahwa Tuhan seolah tidak berbuat apa apa untuk menolong manusia dalam kesusahannya.

Ilustrasi

Suatu hari, sepulang dari mendengar khotbah pendeta setelah ibadah seorang anak bertanya kepada ayahnya: Ayah, Seberapa besar Tuhan itu?

Rasanya sulit memberi jawab atas pertanyaan ini agar mudah dimengerti oleh seorang anak kecil.

Kemudian sang ayah mendengar suara pesawat di ketinggian, ia memandang ke Langit dan bertanya kepada anaknya:

Nak, coba Lihat itu (sambil menunjuk ke atas), berapa besar ukuran pesawat itu?

Anak itu menjawab: ukuran nya sangat kecil Ayah. Saya hampir tidak bisa melihatnya.

Tidak berhenti sampai disitu, seolah ayah ini tidak ingin kehilangan kesempatan untuk menjelaskan tentang Tuhan kepada anaknya.

Baca juga: SUARA TUHAN

Baca juga: SORGA DAN PEREMPUAN

Baca juga: Mengapa Perpisahan Menimbulkan Kesedihan? 4 Cara Jitu Agar Anda Siap Menghadapi Perpisahan.

Kemudian, sang ayah membawanya ke bandara. Di sana anak itu melihat sebuah pesawat dengan jarak yang lebih dekat, kemudian ayahnya bertanya: sekarang anak ku, seberapa besar pesawat itu?

Anaknya itu menjawab: Wah, ayah, ini hebat! Ini Sangat besar!

Lalu sang ayah mengatakan kepadanya: demikian juga dengan Tuhan, seberapa besar Tuhan itu tergantung pada seberapa dekat kamu dengan Tuhan.

Baca juga: Arti Berkat Dalam Kitab Kejadian

Baca juga: Cerita Cinta di Tengah Permainan Politik dan Kekuasaan

Baca juga: Cinta pada Pandangan Pertama

Semakin kamu dekat dengan Tuhan, kamu akan menyaksikan perbuatan-Nya yang ajaib, dan Dia akan semakin besar dalam hidup mu.

Ulangan 3:24 “Ya, Tuhan ALLAH, Engkau telah mulai memperlihatkan kepada hamba-Mu ini kebesaran-Mu dan tangan-Mu yang kuat; sebab allah manakah di langit dan di bumi, yang dapat melakukan perbuatan perkasa seperti Engkau?”

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Saya

Vlog

LAINNYA
x