x

Benarkah Akan Ada Pengangkatan Rahasia Sebelum Kedatangan Yesus?

waktu baca 4 menit
Selasa, 22 Jul 2025 21:05 587 Jandri Tumangger

Pengangkatan Rahasia (Secret Rapture) adalah sebuah doktrin yang mengajarkan bahwa Tuhan akan mengangkat orang-orang benar ke surga secara rahasia atau diam-diam, tanpa diketahui oleh dunia. Misalnya, ketika ada dua orang di ladang, menurut ajaran ini, yang satu akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.

Doktrin ini berasal dari paham Dispensasionalisme, yang pertama kali dipopulerkan oleh seorang pendeta asal Irlandia bernama John Nelson Darby pada awal tahun 1800-an. Ia mengembangkan skema akhir zaman yang membagi sejarah keselamatan menjadi beberapa “dispensasi” atau periode waktu, dengan fokus khusus pada Israel dan Gereja secara terpisah.

Dasar pemikiran penganut dispensasionalism ini adalah Matius 24:40, 41 dan Lukas 17:34,35 “Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan”.

Kapan Pengangkatan Rahasia Itu akan Terjadi? Menurut penganut paham ini pengangkatan terjadi ketika masa kesusahan besar tiba. Lalu kapan kesusahan besar itu tiba? John Nelson Darby dan para pengikutnya percaya bahwa kesusahan besar akan terjadi 7 tahun sebelum kedatangan Yesus.

Darimana mereka memperoleh perhitungan waktu 7 tahun itu? Perhitungan 7 tahun itu diperoleh dari kitab Daniel 9: 24, di sana ada perhitungan 70 x 7 masa, dan di 7 hari terakhir yang dalam nubuatan sama dengan 7 tahun, di situlah terjadi pengangkatan rahasia tersebut.

Baca juga: Angka 40 dalam Alkitab: Bermakna Ujian, Pembentukan, dan Pemulihan

5 Fakta Alkitab Tentang Babi: Jawaban untuk Orang Kristen

5 Pelajaran dari Dua Penjahat yang Disalibkan Bersama Yesus

Perlu dipahami bahwa penganut paham ini percaya akan ada 3 tahap pengangkatan: Pertama, pengangkatan sebelum kesukaran dikenal dengan istilah pre-tribulation rapture, ini terjadi tepat sebelum kesusahan itu terjadi. Kedua, Pengangkatan di tengah-tengah kesukaran atau mid-tribulation rapture, terjadi di 3,5 tahun ketika kesusahan sedang terjadi. Ketiga, pengangkatan terjadi setelah kesukaran atau post-tribulation rapture, terjadi ketika Yesus datang.

Agar kita tidak salah memahami ayat Alkitab seperti yang dialami oleh para penganut paham dispensasionalism, maka kita perlu memahami 3 ayat berikut ini dengan benar.

1. Matius 24: 40, 41 & Lukas 17: 34,35: Ayat ini tidak berbicara tentang  bagaimana cara Tuhan mengangkat orang benar. Akan tetapi ayat ini berbicara mengenai realita yang akan terjadi ketika Tuhan datang. Kelak akan ada yang dibawa ke sorga, dan akan ada yang tinggal di bumi ini dan akan dibinasakan.

    Sebagaimana Lukas 17 menghubungkannya dengan peristiwa Lot dan Nuh. Ketika Sodom dan Gomora dihukum, ada kelompok yang dibinasakan dan ada juga orang yang selamat dari peristiwa itu yakni keluarga Lot.

    Ketika peristwa air bah juga demikian, ada yang selamat yakni Nuh dan keluarganya, dan ada kelompok yang binasa.

    2. Daniel 9: 24. Perlu dipahami bahwa nubuatan 70 x 7 minggu bukanlah sesuatu yang akan terjadi di masa depan, melainkan itu sudah terjadi. Itu adalah waktu yang Tuhan berikan bagi bangsa Israel untuk bertobat.

    Penganut paham dispensasionalis menafsirkan nubuatan ini sebagai sesuatu yang akan terjadi di waktu mendatang, itu sebabnya mereka menggunakan ayat ini untuk menghitung kapan kesusahan besar itu akan terjadi.

    3. 1 tesalonika 4:16, 17. Berdasarkan ayat ini, informasi yang kita peroleh adalah ketika Tuhan akan membawa kita ke Sorga, maka ia akan membawa kita bersama sama, bukan secara rahasia dan satu per satu seperti yg diajarkan paham dispensasionalism.

    Demikian isi ayat dari 1 Tesalonika 4:16,17:

    “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.”

    Baca juga: Makna Tirai Bait Suci yang Terkoyak Saat Yesus Mati

    5 Pelajaran Dari Bekas Luka Di Tangan Yesus

    Di Kayu yang Kasar: Pengorbanan Yesus yang Menyelamatkan

    Sebagai umat percaya, kita dipanggil untuk meneliti Kitab Suci dengan saksama, tidak hanya mengandalkan tafsiran populer yang belum tentu benar. Tuhan tidak menginginkan kita hidup dalam kebingungan, melainkan dalam terang kebenaran firman-Nya. Jangan biarkan ketidakpahaman menyesatkan kita dari janji keselamatan yang sejati.

    Kedatangan Yesus bukanlah peristiwa tersembunyi, melainkan momen besar penuh kemenangan yang akan disaksikan oleh seluruh dunia. Marilah kita mempersiapkan diri, bukan dengan menebak-nebak waktu atau mengikuti ajaran yang menyesatkan, tetapi dengan hidup dalam iman dan kesetiaan setiap hari. Sebab saat Tuhan datang, semua umat-Nya akan bersama-sama menyongsong Dia dalam kemuliaan, dan itu adalah pengharapan yang pasti yang Alkitab ajarkan.

    1 Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Ikuti Saya

    Vlog

    LAINNYA
    x