Apa yang dimaksud dengan Yesus duduk di sebelah kanan Allah? tanya seorang teman kepada saya dalam sebuah diskusi ringan yang kami lakukan.
Apakah ini dapat diartikan secara harfiah bahwa Yesus memang sedang dalam posisi duduk dan berada di sebelah kanan Allah? Jika demikian siapa yang duduk di sebelah kiri Allah?, tambahnya.
Berikut penjelasan yang saya sampaikan untuk merespon pertanyaan tersebut.
Ungkapan Yesus duduk di sebelah kanan Allah muncul sebanyak 12 kali di dalam kitab Perjanjian Baru, namun mengenai duduk di sebelah kiri tidak ditekankan.
Tiga diantara ungkapan yang terdapat di Perjanjian Baru merupakan pengakuan langsung yang disampaikan oleh Yesus (Mat 26:64; Mrk 14:62; Luk 22:69).
Di dalam Matius 26:64 dan Markus 14:62 terlihat Yesus ingin sekali menekankan ungkapan ini.
Imam besar bertanya kepada Yesus, ‘‘apakah Engkau Mesias Anak dari yang Terpuji?’’, lalu Yesus menjawab, Akulah dia!, tidak cukup hanya itu Yesus melanjutkan,‘‘dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa…”
Baca juga: Alkitab Menyebut Mereka Jahat
Baca juga: Apa Kata Alkitab Tentang Pinjaman Online
Baca juga: Memaknai Mazmur 34:9, Kecaplah dan Lihatlah…
Baca juga: Penuntun Belajar Alkitab dalam Kelompok Kecil
Baca juga: Kemalangan Orang Benar Banyak menurut Mazmur 34:20?
Gambaran sederhana mengenai hal ini sebenarnya sering kali terlihat disekitar kita, jika seorang yang berpangkat tinggi menempatkan seseorang di sebelah kanannya itu menandakan bahwa orang tersebut diberi kehormatan dan mengakui dia memiliki martabat dan otoritas yang setara.
Inilah yang Rasul Paulus tulis tentang Yesus Kristus dalam surat Efesus.
“Dan betapa besarnya kuasa-Nya terhadap kita, yaitu orang-orang yang percaya sesuai dengan kemahakuasaan-Nya yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati, dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di surga, jauh di atas. Segala pemerintah dan penguasa, kekuasaan dan kekuasaan, dan segala nama disebut, bukan hanya di dunia ini, tetapi juga di masa yang akan datang” (Efesus 1:19-21).
Di sini kita melihat Allah meninggikan Yesus di atas segalanya dan menempatkan Dia di sebelah kanan Bapa.
Ibrani 8:1 menyatakan dengan pasti di mana Kristus berada. “Inti segala yang kita bicarakan (poin utama) ialah: kita mempunyai Imam Besar besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan tahta Yang Mahabesar di sorga.
Kristus telah melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh Imam Besar Perjanjian Lama. Tidak ada Imam Besar dari keturunan Harun yang pernah melayani di kemah suci yang dikatakan duduk.
Ia telah melintasi segala waktu. Mengapa? Karena Ia telah mengerjakan semua. Semua hal ini diakhiri dengan pengorbanan diriNya.
Sekarang Kristus telah mati, semuanya telah digenapi… Ia duduk karena Ia telah menyelesaikan karya penebusan bagi kita.
Baca juga: SUARA TUHAN
Baca juga: 4 Cara Agar Siap Menghadapi Perpisahan.
Baca juga: Yesus Berjanji Mendahului Kamu ke Galilea
Baca juga: TUHAN MENYESAL
Baca juga: TUHAN TERINGAT
Mengenai ungkapan “duduk di sebelah kanan Allah” (Markus 16:19) dalam bahasa Indonesia, itu diterjemahkan dari ungkapan Yunani “ekathisen ek deksioon tu theu.”
Secara harfiah, ini berarti “duduk di sebelah kanan Allah,” tetapi dalam budaya Yunani, artinya adalah “memerintah bersama.”
Jadi, jika Tuhan Yesus duduk di sebelah kanan Allah, itu menunjukkan bahwa Tuhan Yesus diakui sebagai Raja yang memerintah bersama Allah atas dunia ini.
Tidak ada yang duduk di sebelah kiri, dan konsep seperti itu tidak pernah ada. Selama hidup dan pelayanan-Nya di dunia, Tuhan Yesus mengidentifikasi diri-Nya sebagai “Anak” Allah dan sering memanggil Allah sebagai “Bapa.”
Setelah menyelesaikan misi-Nya di dunia, Tuhan Yesus kembali kepada Bapa-Nya di surga dan mulai memerintah bersama-Nya, yang ditandai dengan kedudukan-Nya di sebelah kanan Allah.
Ini menunjukkan kesatuan yang tak terpisahkan antara Tuhan Yesus (Anak) dan Allah (Bapa).
Fakta bahwa Yesus Kristus berada di “sebelah kanan Allah” merupakan tanda bagi para murid bahwa Yesus memang telah pergi ke surga.
Dalam Yohanes 16:7-15, Yesus mengatakan kepada para murid bahwa Dia harus pergi dan Dia akan mengirimkan Roh Kudus.
Jadi turunnya Roh Kudus di ruang atas pada hari Pentakosta (Kisah 2:1-13) merupakan bukti pasti bahwa Yesus memang ada di surga, duduk di sebelah kanan Allah.
Hal ini ditegaskan dalam Roma 8:34 di mana Rasul Paulus menulis bahwa Kristus duduk di sebelah kanan Allah dan menjadi perantara bagi kita.
2 tahun lalu
[…] Baca juga: Makna Yesus Duduk di Sebelah Kanan Allah dalam Markus 16:19 […]
2 tahun lalu
[…] Baca juga: Makna Yesus Duduk di Sebelah Kanan Allah dalam Markus 16:19 […]
2 tahun lalu
[…] Baca juga: Makna Yesus Duduk di Sebelah Kanan Allah dalam Markus 16:19 […]