Kejadian 6:5 memberikan informasi mengenai keadaan manusia di dunia bahwa kecenderungan hati nya selalu membuahkan yang jahat.
Alkitab menampilkan orang-orang atau golongan yang disebut jahat tersebut.
Kejadian 13:13 “Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN.”
Kitab Yudas menulis singkat rincian mengenai kejahatan Sodom dan Gomora ” sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar,…”
Hakim-hakim 2:11 “Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.”
Penyembahan berhala adalah tindakan yang sangat dibenci oleh Tuhan, sesuatu yang seringkali di lakukan oleh mayoritas raja yang pernah memerintah di Israel.
Membangun kembali kuil kuil penyembahan berhala. Mengapa Tuhan sangat membenci penyembahan berhala?
Jangan lupa Perjanjian Allah dengan bangsa Israel bukan semata-mata perjanjian biasa. Tuhan membuat sebuah perintah untuk tidak menyembah ilah lain, hubungan Allah dengan Israel layaknya hubungan suami-isteri, hubungan yang kudus, hubungan perjanjian yang kekal.
Yesaya 42:8 (TB) Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemashyuran-Ku kepada patung.”
Allah tidak ingin kasihnya dibagi kepada ilah lain. Nama Baal adalah nama ilah yang membuat bangsa Israel jatuh ke dalam penyembahan berhala.
Baca juga: Apa Kata Alkitab Tentang Pinjaman Online
Baca juga: Memaknai Mazmur 34:9, Kecaplah dan Lihatlah…
Baca juga: JADILAH SEMPURNA: Sebuah Panggilan dalam Kejadian 17:1.
Baca juga: TUHAN MENYESAL
Kejadian 38:10 “ Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.”
Ketika kakak nya yang bernama Er mati, Onan disuruh oleh Yehuda, ayahnya untuk menikahi, Tamar, janda kakaknya.
Kata Yehuda: “Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu.” Ini disebut “perkawinan levirat”.
Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya. Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata Tuhan.
1 Samuel 15:19 ”Mengapa engkau tidak mendengarkan suara TUHAN? Mengapa engkau mengambil jarahan dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN?
Tindakan Saul disebut jahat karena ia tidak melakukan persis seperti yang Allah perintahkan, ia tidak membinasakan semua orang Amalek termasuk ternak peliharaan mereka.
Dengan alasan bahwa ia akan menggunakan hewan yang ia bawa pulang sebagai korban bakaran untuk Tuhan tidak membuat tindakannya menjadi benar.
1 Samuel 25:3 “Nama orang itu Nabal dan nama isterinya Abigail. Perempuan itu bijak dan cantik, tetapi laki-laki itu kasar dan jahat kelakuannya. Ia seorang keturunan Kaleb.”
Lebih jauh di ayat 25 Nabal dijelaskan sebagai seorang yang Bebal, bahkan ia senang dengan kebiasaan mabuk.
Baca juga: 8 Janji Tuhan yang Indah untuk Anda
Baca juga: Penuntun Belajar Alkitab dalam Kelompok Kecil
Baca juga: 6 Hal Ini Harus Dilepaskan Menurut Alkitab
Baca juga: SORGA DAN PEREMPUAN
2 Samuel 11:27 “Setelah lewat waktu berkabung, maka Daud menyuruh membawa perempuan itu ke rumahnya. Perempuan itu menjadi isterinya dan melahirkan seorang anak laki-laki baginya. Tetapi hal yang telah dilakukan Daud itu adalah jahat di mata TUHAN.”
Kita mengetahui bagaimana Daud mengambil Batsyeba yang adalah istri Uria menjadi miliknya (2 Samuel 11). Skenario yang dirancangnya membuat Uria terbunuh dalam peperangan.
1 Raja-raja11:6,7 “dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.
Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon. Lagi lagi ini adalah masalah penyembahan berhala.
Ester 7:6 “7:6 Lalu jawab Ester: “Penganiaya dan musuh itu, ialah Haman, orang jahat ini!” Maka Haman pun sangatlah ketakutan di hadapan raja dan ratu.’
Tindakan Haman ketika merencanakan untuk membinaskah semua orang Yahudi adalah jahat. Ia tidak mengupayakan sesuatu yang baik terhadap orang lain, melainkan sesuatu yang buruk .
Amsal 6:12 “tak bergunalah dan jahatlah orang yang hidup dengan mulut serong.”
Dalam terjemahan lain mulut serong itu diartikan sebagai pembohong (BIMK), suka mencemooh (IMB), berjalan dengan mulut kedepan (KJV).
Orang yang suka berbohong dan mencemooh hanya akan melakukan tipu muslihat, keberadaan mereka akan selalu menimbulkan pertengkaran.
Berjalan dengan mulut ke depan artinya mengatakan hal-hal yang menyimpang, hal-hal yang yang saling bertentangan bahkan dengan Injil.
Baca juga: SUARA TUHAN
Baca juga: 4 Cara Agar Siap Menghadapi Perpisahan.
Baca juga: 5 Perpisahan Paling Menyedihkan dalam Kitab Perjanjian Lama
Matius 7:23 “Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!.”
Coba perhatikan! Mengapa Tuhan katakan tidak pernah mengenal mereka? Tuhan tentu mengenal siapa kepunyaan-Nya dan tentu akan mengakui dan mengasihi mereka sampai kesudahan.
Akan tetapi jika ungkapan yang digunakan adalah TIDAK PERNAH mengenal kamu, itu karena sejak semula Ia tahu bahwa mereka adalah orang munafik yang hatinya busuk, dan kepada mereka Tuhan katakan enyahlah dari pada-Ku.
Matius 9:4, “Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?“
Tidak ada salahnya mereka berpikir bahwa hanya Tuhan yang bisa mengampuni dosa; tetapi yang jahat adalah mereka berpikir bahwa Kristus hanyalah seorang manusia biasa, dan tidak seharusnya mengambil terlalu banyak beban dari-Nya.
Tuduhan yang mereka berikan terhadap Yesus ini jahat, pada saat yang sama mereka juga sedang mempengaruhi orang lain agar menentang dan mempersalahkan tindakan Yesus.
Kisah Para Rasul 9:13 “9:13 Jawab Ananias: “Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.”
Menganiaya dan membunuh sudah jelas merupakan pelanggaran terhadap hukum Tuhan, Paulus mengira apa yang dilakukannya selama ini yakni menganiaya pengikut Yesus adalah benar, akan tetapi itu tindakan kejahatan.
Hingga akhirnya Saulus ditangkap oleh kuasa Tuhan yang mengubah jalan hidupnya, ia tidak lagi menjadi pembinasa melainkan menjadi pelayan Injil.
Baca juga: Yesus Berjanji Mendahului Kamu ke Galilea
Baca juga: Arti Damai Menurut Alkitab.
Baca juga: Apa Arti Berbahagialah Orang Yang Membawa Damai dalam Matius 5:9?
1 Yohanes 3:12 “Bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar”.
Kisah ini lebih lengkap dapat dibaca di dalam Kejadian pasal 4. Kebencian Kain terhadap Habel tentu tidak terjadi satu hari melalui peristiwa singkat, itu sesuatu yang sudah dipupuk sejak lama dan tindakan membunh adalah hasil dari akumulasi kebencian yang dipendamnya.
Matius 25:26 “Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
Ayat ini berbicara mengenai perumpamaan tentang talenta yang Yesus gunakan untuk menjelaskan tentang Kerajaan Sorga.
Jika dalam peristiwa yang lain seseorang disebut jahat karena sesuatu yang dilakukan atau kerjakannya, tapi dalam kisah ini seseorang disebut jahat karena sesuatu yang tidak dikerjakan.
Tidak cukup hanya mengetahui hal baik, kita harus melakukannya, tidak cukup hanya mengetahui hal yang benar, kita harus mengerjakannya.
Perlu diingat, kita masuk surga bukan karena usaha kita dalam melakukan hal yang baik dan benar, itu kasih karunia Tuhan, namun menjadi benar dan baik adalah karakter orang orang yang diselamatkan.
Ayat 26 ini secara tidak langsung memberi kita informasi bahwa kemalasan adalah kejahatan, terlebih kemalasan dalam melakukan hal yang kita tahu baik dan benar. Bahkan itu akan menuntun kita kepada dosa (Yakobus 4:17).
Jangan terjebak dengan budaya hidup dalam daftar ini, hindari prakteknya setiap hari, karena jika Anda melakukan hal yang sama dengan budaya hidup mereka, Anda jahat.
2 tahun lalu
[…] Baca juga: Alkitab Menyebut Mereka Jahat […]