Pernahkah Anda merasa bahwa doa yang selama ini Anda mohonkan tidak kunjung di jawab oleh Tuhan?
Anda merasa sudah berulang kali meminta hal yang sama sehingga doa yang kita ucapkan terkesan beruang-ulang, itu itu saja tidak ada kalimat yang berubah setiap kali berdoa.
Atau mungkin Anda sampai merasa jenuh berdoa lalu mencoba memaafkan diri Anda dengan berkata, “Tuhan maha tahu Ia akan memberikan yang terbaik untuk saya anak-Nya.”
Baca juga:
6 Alasan Mengapa Berdoa Dalam Nama Yesus.
4 Cara Agar Siap Menghadapi Perpisahan.
Amsal 28:9 “Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian.”
Pada saat kita berdoa memohon sesuatu kepada Tuhan, maka pada saat yang sama kita harus menjadi orang yang percaya dan mengikuti pimpinan Tuhan melalui hukum-hukum-Nya.
Sementara berdoa kita tidak boleh hidup se kehendak kita sendiri, kita harus hidup selaras dengan ketetapan Tuhan.
Mazmur 66:18 “Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.”
Masalah lain yang membuat doa kita tidak dijawab adalah karena kita masih menyimpan niat jahat di dalam hati kita.
Terutama jika Anda berdoa agar Tuhan mencelakakan atau menghukum orang lain yang menyakiti Anda, doa yang demikian tidak di jawab oleh Tuhan.
Doa-doa kita tidak akan didengar jika kita dengan sengaja menyimpan dosa, menyimpan kebencian kepada orang lain dan menolak untuk bertobat.
Baca juga:
Cerita Cinta di Tengah Permainan Politik dan Kekuasaan
Yakobus 4:2,3 “Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
Coba periksa kembali doa Anda, apa yang memotivasi Anda untuk berdoa demikian kepada Tuhan?
Apakah itu sekedar keinginan untuk Anda pertontonkan kepada orang lain ataukah itu sesuatu yang Anda butuhkan untuk menjalani hidup yang lebih baik?
Jika Tuhan menjawab doa Anda, apakah itu akan membuat Anda bersykur kepada Tuhan atau dengan itu Anda akan menjadi orang yang sombong?
Kita terlalu sering dikuasai oleh keinginan kita, sama seperti nafsu kita yang tidak terkendali dapat menyebabkan dosa, hal itu dapat menghambat hubungan kita dengan Tuhan, termasuk tanggapan-Nya terhadap doa kita.
Baca juga:
6 Alasan Kita Harus Mempercayai Tuhan.
Bahaya dan Cara Mengatasi Ketamakan
Yakobus 1:5-7 “Jika ada di antara Anda yang kekurangan hikmat, biarlah dia bertanya kepada Tuhan, yang memberi dengan murah hati kepada semua orang tanpa cela, dan itu akan diberikan kepadanya. Tetapi biarlah dia bertanya dengan iman, tanpa keraguan, karena orang yang ragu itu seperti gelombang laut yang digerakkan dan diombang-ambingkan oleh angin. Karena orang itu tidak boleh mengira bahwa dia akan menerima sesuatu dari Tuhan.”
Tuhan ingin memberikan hal-hal yang baik kepada anak-anak-Nya. Ia bahkan memberi kita Putra-Nya Yesus Kristus, anugerah terbesar berupa kasih, kebaikan, dan kemurahan.
Mengapa kita tidak percaya bahwa Ia pun tidak akan menahan kasih dan kebaikan-Nya dari kita (Roma 8:32)?
Jangan pernah meragukan Tuhan atas apa yang akan Ia berikan kepada kita sebagai jawaban doa doa kita.
Yakobus menyatakan dengan jelas bahwa secara aktif meragukan kemurahan dan pemeliharaan Allah dapat menghalangi doa-doa kita.
Baca juga:
Yohanes 15:7-10 “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.”
Kita harus bertambah dalam hal pengetahuan tentang Yesus, hanya dengan begitu kita akan bertambah dalam kasih kepada-Nya, yang membuat kita berlutut dalam pertobatan.
Ketika kita mengenal dan mengasihi Yesus, doa-doa kita akan semakin berubah. Tentang bagaimana, mengapa, dan apa yang kita minta darinya.
Kita akan menyukai apa yang Dia sukai, membenci apa yang Dia benci, dan menginginkan apa yang Dia inginkan.
Kita akan belajar untuk tunduk pada waktu Tuhan dalam menjawab doa kita karena kita memilih untuk lebih mempercayai-Nya.
Baca juga:
13 Wanita Paling Cantik di Alkitab. Ini yang Mereka Alami
Lukas 11 memberitahu kita prinsip penting yang harus kita lakukan agar doa kita dijawab Tuhan yaitu jadikan Tuhan sebagai bapa dan sahabat.
Berdoalah kepada Tuhan seperti berbicara kepada seorang sahabat, terbukalah kepada-Nya seperti Anda terbuka kepada seorang sahabat, setialah kepada-Nya seperti Anda setia kepada sahabat sejati dan tidak pernah berfikir untuk mengkhianati kesetiaannya.
Sebagai Bapa, Tuhan akan senang memberikan pemberian yang baik kepada anak-anaknya (Lukas 11:5-13).
Mengetahui bahwa kita meminta sesuai dengan kehendak-Nya, kita dapat memiliki keyakinan bahwa Dia akan menjawab kita, meskipun jawabannya tidak sesuai dengan pemahaman atau jadwal kita.
Baca juga:
6 Alasan Mengapa Gereja Kecil Lebih Sulit untuk Bertumbuh
Kita datang kepada Tuhan dengan rendah hati dalam doa melalui Yesus, yang membuka jalan bagi kita untuk datang menghampiri tahta-Nya yang kudus.
Kita masih bergumul dengan daging dan dunia; karena itu permintaan kita mungkin ternoda, dan kemampuan kita untuk melihat jawaban Tuhan mungkin terhalang.
Akan tetapi percayalah, semakin dekat Anda dengan Tuhan maka akan semakin jelas Anda dapat mengetahui bagaimana Tuhan menjawab doa Anda.
Dia melihat apa yang benar-benar kita butuhkan, Ia akan memberikan pada waktu terbaik menurut Tuhan. Berpeganglah pada janji-Nya dan jangan pernah berhenti berdoa.
3 tahun lalu
[…] Baca juga: 4 Penghalang Sehingga Doa Tidak Dijawab […]
3 tahun lalu
[…] 4 Penghalang Sehingga Doa Tidak Dijawab […]