x

Ini 3 Hal Penting yang Harus Dilakukan Saat Pemilu

waktu baca 5 menit
Rabu, 14 Feb 2024 20:50 983 Jandri Tumangger

Bagaimana seharusnya umat Tuhan melihat pemilu dari kacamata Alkitab?

Angka 1,2,3 ramai diperbincangan beberapa bulan terakhir ini. Bukan sekedar diperbincangkan, bahkan berfoto dengan pose mengacungkan jari 1,2 atau 3 tampaknya tidak boleh dilewatkan.

Mengapa demikian? Apa yang terjadi dengan angka ini? Bulan November 2023, ketika KPU mengumumkan nomor urut pasangan capres dan cawapres yang turut bertanding dalam kontestasi politik kali ini, sejak itu angka 1,2 dan 3 semakin mencuri perhatian.

Kita percaya bahwa bukan angka yang diidolakan oleh banyak orang, melainkan mereka yang berada di balik angka itu.

Masing masing calon memiliki pendukung dan mereka membentuk kelompok, dan setiap kelompok diwakili oleh angka yang mereka terima melalui pengundian yang dilakukan oleh KPU.

Indonesia yang adalah negara demokrasi, saat ini sedang mengadakan pesta demokrasi, pesta lima tahunan untuk memilih pemimpin tertinggi negeri ini.

Sebagai umat Tuhan, kita merasa diberkati hidup di negara-negara demokratis. Pendapat dan pilihan setiap warga negara dihormati, termasuk mereka yang dipandang sebagai minoritas.

Hak-hak dasar manusia dijamin, seperti kebebasan berbicara/berekspresi, berserikat dan berkumpul, hingga mendapatkan perlindungan.

Dalam pesta demokrasi lima tahunan ini, pemandangan yang selalu kita lihat adalah, ketika akan menghadapi pemilu kita terkotak kotak mendukung calon masing masing, setiap pertemuan topiknya beralih kepada perbincangan capres dan cawapres.

Perdebatan, grup whatsapp yang awalnya dibentuk untuk membagikan firman Tuhan pun dipenuhi dengan promosi capres/cawapres, dan akhirnya menimbulkan perdebatan.

Ketika pemilu usai, perasaan seringkali berbeda-beda. Mereka yang calonnya menang sangat gembira dan penuh harapan. Mereka yang calonnya kalah seringkali merasa tertekan, khawatir, tidak puas, kecewa.

Bagi kita umat Tuhan, kontestasi politik harus dipandang lebih dari sekedar menang atau kalah.

TUHAN MENYESAL

SUARA TUHAN

TUHAN TERINGAT

NAMA TUHAN

Pengertian “Hati yang Baru” dalam Kitab Yehezkiel 36

Tiga hal yang harus dipahami ketika kontestasi politik sedang berlangsung bahkan ketika sudah selesai.

I. Melakukan Kewajiban Terhadap Pemimpin

Menurut Alkitab apa saja kewajiban kita kepada pemimpin?

  1. Tunduk

1 Petrus 2:13-14 ‘‘Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik.

Kita meyakini bahwa mereka yang terpilih menjadi pemimpin memiliki maksud dan tujuan baik, menghukum yang salah dan membela yang benar. Jika pada kenyataannya berbeda, maka itu diluar dari kendali kita.

  1. Rasa hormat

Roma 13:7 ‘‘Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat;‘‘

Sama seperti kita tidak boleh berbicara buruk tentang siapa pun, kita juta tidak dibenarkan menjelek-jelekkan para pemimpin (1 Pet 2:17).

Akan selalu ada kejelekan dalam diri setiap orang, termasuk Anda dan saya, namun akan sangat tidak bijaksana jika sebagai umat Tuhan kita terlibat untuk saling menjelekkan satu dengan yang lain.

Adalah kewajiban kita menunjukkan rasa hormat kepada mereka yang terpilih melalui jalur konstitusi.

  1. Berdoa Bagi Mereka

1 Timotius 2:1-4 ‘‘Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juru Selamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.“

Mereka yang terpilih menjadi pemimpin di negeri ini akan memiliki banyak tugas tanggung jawab yang berat.

Mereka harus bekerja dan berfikir lebih keras demi memikirkan yang terbaik bagi seluruh penduduk, walau tidak bisa membantu secara langsung, kita harus berdoa untuk mereka.

Tuhan kiranya membantu mereka, mengaruniakan hikmat dan kebijaksanaan dalam menjalankan pemerintahan di negeri ini.

8 Janji Tuhan yang Indah untuk Anda

6 Alasan Kita Harus Mempercayai Tuhan.

Tuhan Mengangkat Dosa, Manusia Mengungkit.

Lebih Mudah Orang Kaya Masuk Surga atau Unta Masuk Lubang Jarum

Mengarang Lagu Bersama Tuhan, Kisah Nyata Di Balik Lagu Yesus Sahabat Terindah

II. Memperbaharui Kepercayaan Kita pada Kedaulatan Tuhan

Sehebat hebatnya kita mendukung dan mengidolakan pemimpin di dunia ini, sebagai umat Tuhan kita harus mengingat, Tuhanlah yang berkuasa!

Kita harus percaya pada kedaulatan-Nya, dan Ia akan mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya (Roma 8:28).

Tuhan yang memegang kendali:

1. Ia adalah kepala atas segala sesuatu

Efesus 1:20-22 ‘‘yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.”

2. Ia adalah Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan

1 Timotius 6:15 ‘’yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.”

3. Dia penguasa atas raja-raja di bumi

Wahyu 1:5 “dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya.“

III. Kembali Fokus pada Misi Utama

Apa misi utama kita sebagai umat Tuhan?

1. Mencari terlebih dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.

Mat 6:33 “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

2. Kembali fokus dalam menyampaikan Injil

Itu adalah amanat yang diberikan Kristus di dalam Markus 16:15 ‘‘Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.“

Mat 28:19-20 ‘‘Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,“

Segiat giatnya kita dalam mendukung seseorang dalam kontestasi politik ini, kita tidak boleh lupa akan ketiga hal ini.

Penghitungan sedang dilakukan. Siapapun yang akan terpilih kita akan mendukung mereka, menunjukkan rasa hormat, dan mendoakan mereka.

Kita tidak boleh terpecah dan bermusuhan karena perbedaan dukungan dalam pesta demokrasi.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Saya

Vlog

LAINNYA
x