x

Pelajaran 2 Penemuan Baru: Kita Dapat Percaya Kepada Alkitab

waktu baca 11 menit
Jumat, 28 Jan 2022 14:30 659 Jandri Tumangger

Beberapa “pemberontak” terkenal, yang menenggelamkan kapal Inggris “Bounty,” akhirnya terdampar dan tinggal dengan wanita pribumi di pulau terpencil Pitcairn, Pasifik Selatan.

Kelompok ini terdiri dari sembilan pelaut Inggris, enam pria Tahiti, sepuluh wanita Tahiti dan seorang gadis berusia 15 tahun.

Seorang dari pelaut itu menemukan bagaimana menyuling alkohol dan segera seluruh koloni pulau itu rusak karena mabuk-mabukan.

Perkelahian di antara pria dan wanita di situ berkembang menjadi saling melakukan kekerasan.
Setelah beberapa waktu kemudian hanya satu dari orang yang mula-mula mencapai pulau itu hidup.

Tetapi orang ini Alexander Smith, menemukan sebuah Alkitab dari peti yang diambil dari kapal. la mulai membacanya dan mengajarkan orang lain apa yang dikatakan Alkitab itu.

Sementara ia melakukan ini hidupnya sendiri berubah, dan akhirnya mengubah kehidupan semua yang berada di pulau itu.

Orang-orang pribumi sangat terisolasi dari dunia luar sampai datangnya kapal “Topaz” dari Amerika Serikat pada tahun 1808, para awak kapal menemukan di pulau itu suatu masyarakat yang mengagumkan, Makmur tanpa minuman keras, tanpa penjara, tanpa kejahatan.

Alkitab telah mengubah pulau itu dari neraka dunia menjadi satu contoh dari apa yang Allah inginkan terjadi bagi dunia ini. Keadaan tersebut tetap demikian sampai sekarang ini.

Apakah Allah masih berbicara kepada orang banyak melalui halaman-halaman Alkitab? Pasti.

Sementara saya menulis ini, saya memperhatikan kertas jawaban yang dikirim kepada kami oleh seorang pelajar kursus Alkitab kami.

Sebuah catatan di bagian bawah menyebutkan, “Saya berada di penjara menunggu giliran hukuman mati karena berbuat satu kejahatan.

Sebelum saya mengikuti kursus Alkitab ini, saya hilang, tetapi sekarang saya memiliki sesuatu untuk saya harapkan nanti, dan saya telah menemukan kasih yang baru.”

Alkitab memiliki kuasa yang pasti dapat mengubah kehidupan seseorang.
Bila seorang dengan sungguh- sungguh mulai belajar Alkitab, maka kehidupan itu akan berubah secara dramatis.

1. BAGAIMANA ALLAH BERBICARA KEPADA KITA MELALUI ALKITAB

Setelah menjadikan Adam dan Hawa,laki-laki dan perempuan pertama di bumi, Allah berbicara kepada mereka muka dengan muka.

Tetapi ketika Allah mengunjungi Adam dan Hawa setelah mereka berdosa, apakah yang pasangan itu perbuat?


“Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohon dalam taman” Kejadian 3:8.

Dosa telah menghalangi hubungan muka dengan muka dengan Allah.
Setelah dosa masuk ke dunia kita, bagaimanakah Allah berkomunikasi dengan manusia?

“Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi” Amos 3:7.

Allah tidak membiarkan kita gelap terhadap hidup dan arti hidup ini. Melalui para nabi- Nya—orang-orang yang Allah panggil untuk berbicara dan menulis atas nama-Nya—
Ia telah menyatakan jawaban- Nya terhadap pertanyaan-pertanyaanbesar dalam hidup ini.

1. SIAPA YANG MENULIS ALKITAB?

Para nabi memberikan pekabaran Allah melalui suara dan pena ketika mereka hidup, dan setelah mereka mati, tulisan-tulisan mereka tetap hidup.

Pekabaran- pekabaran nubuatan ini kemudian dikumpulkan, oleh tuntunan Allah, ke dalam satu buku yang kita sebut Alkitab.

Tetapi apakah tulisan-tulisan mereka dapat dipercaya? “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah” 2 Petrus 1:20,21.

Penulis-penulis Alkitab menulis bukan menurut kehendak atau “pikiran” mereka sendiri, tetapi mereka digerakkan, dikendalikan oleh Roh Allah. Alkitab adalah buku Allah sendiri.

Dalam Alkitab, Allah menceritakan kepada kita mengenai diri-Nya, dan menyatakan maksud-Nya kepada umat manusia.

Itu menunjukkan pandangan Allah akan masa lalu dan juga membuka masa depan, memberitahukan bagaimana masalah kejahatan akhirnya akan teratasi dan akan datang ke dunia kita ini.

Apakah semua Alkitab itu peka baran Allah? “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” 2 Timotius 3:16, 17.

Kitab Suci memengaruhi manusia secara menakjubkan oleh karena “seluruh” Alkitab adalah “nafas Allah,” suatu dokumen inspirasi buku Allah.

Para nabi menulis apa yang mereka lihat dan dengar dalam Bahasa manusia, tetapi pekabaran mereka langsung berasal dari Allah.

Jadi jika Anda ingin mengetahui apakah sebenarnya hidup ini, bacalah Kitab Suci, membaca Kitab Suci akan mengubah hidup Anda.

Baca juga:

Apakah kehidupan saya berarti bagi Tuhan?

Lebih banyak Anda membaca itu dengan penuh doa, lebih banyak kedamaian pikiran akan Anda alami.
Roh Suci yang sama yang mengilhami para nabi untuk menulis Kitab Suci, akan membuat ajaran Alkitab.

Injilnya akan berhasil mengubah hidup Anda jika Anda mengundang Roh itu hadir sementara Anda membaca Alkitab.

1. KESATUAN ALKITAB

Alkitab sebenarnya adalah satu kepustakaan yang terdiri dari 66 buku. Tiga puluh sembilan buku Perjanjian Lama disusun antara tahun 1400 sampai 400 SM, 27 buku Perjanjian Baru disusun antara tahun 50- 100 M. Nabi Musa memulai dengan lima buku pertama Alkitab sekitar tahun 1400 S.M.

Rasul Yohanes menulis buku terakhir dari Alkitab, Wahyu, sekitar tahun 95 M. Dalam masa 1500 tahun antara penulisan buku pertama dan buku terakhir dari Alkitab, sekurang-kurangnya 38 nabi lain memberikan sumbangan penulisan Alkitab itu.

Berbagai penulis Alkitab hidup pada waktu yang berbeda, beberapa di antaranya terpisah ratusan tahun.

Ada pedagang atau pengusaha, yang lain gembala, nelayan, serdadu, dokter, pengkhotbah, raja, manusia dari berbagai latar belakang.

Mereka bekerja di bawah pemerintahan yang berbeda dan hidup dalam peradaban dan falsafah yang berlainan. Tetapi inilah keajaiban dari semua itu:

Jika ke 66 buku dalam Alkitab dengan 1189 pasal dan terdiri dari 31.173 ayat dipadukan, kita menemukan kesatuan dan keselarasan yang sempurna dengan pekabaran yang terdapat di dalamnya.

Seandainya ada seorang mengetuk pintu Anda, bila dipersilahkan masuk, meletakkan satu marmer yang telah dibentuk secara khusus di lantai ruang tamu, lalu meninggalkannya di situ tanpa sepatah kata pun.

Kemudian, tamutamu lain mengikutinya sampai sekitar 40 orang masing-masing meletakkan marmer yang telah bernomor ke tempatnya.

Jika yang terakhir telah pergi, Anda tercengang melihat satu patung yang indah berdiri di depan Anda.

Lalu, Anda ketahui bahwa kebanyakan dari “pematung- pematung” itu tidak pernah bertemu satu sama lain, datang dari Amerika Selatan, Cina, Rusia, Afrika dan bagian lain di dunia.

Apakah kesimpulan Anda? Bahwa ada seorang yang telah merancang patung itu dan telah mengirim kepada setiap orang spesifikasi yang tepat untuk setiap bagian khusus dari marmer itu.

Alkitab secara keseluruhan mengkomunikasikan pekabaran yang saling terkait satu sama lain —sama seperti patung marmer yang sempurna itu.

Satu pikiran yang merencanakan semua itu—ikiran Allah. Kesatuan Alkitab yang luar biasa itu membuktikan bahwa walaupun manusia menuliskan pemikiran itu, mereka diilhami oleh Allah.

1. ANDA DAPAT MEMPERCAYAI ALKITAB

• Perlindungan terhadap Alkitab ini luar biasa.

Semua manuskrip yang mula-mula dari Alkitab dibuat dengan tangan— jauh sebelum ada percetakan.
Para rabi membuat Salinan dari manuskrip aslinya dan membagi-bagikannya.

Ribuan salinan manuskrip-manuskrip tersebut atau sebagian dari padanyamasih ada. Manuskrip Ibrani dari Perjanjian Lama yang ada 150-200 tahun sebelum Kristus ditemukan di Laut Mati tahun 1974.

Sangatlah menakjubkan karena gulungan kitab yang berusia dua ribu tahun ini berisi kebenaran yang persis sama dengan yang kita temukan di buku Perjanjian Lama yang dicetak sekarang ini.

Inilah bukti yang sangat kuat bahwa firman Allah dapat dipercaya.
Para Rasul mula-mula menulis banyak dari Perjanjian Baru sebagai surat yang mereka kirim kepada gereja-gereja Kristen yang dibentuk setelah kematian dan kebangkitan Kristus (Kolose 4:16).

Lebih dari 4500 manuskrip dari semua atau Sebagian dari Perjanjian Baru dipamerkan di museum agung dan perpustakaan-perpustakaan Eropa dan Amerika.

Beberapa di antaranya bertanggalkan abad kedua yang lalu. Dengan membandingkan manuskrip-manuskrip yang mulamula ini dengan Alkitab sekarang,

kita dapat melihat bahwa Perjanjian Baru juga tetap tidak berubah sejak mula pertama itu ditulis.
Sekarang Alkitab atau Sebagian dari padanya telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 2500 bahasa dan dialek.

Firman Allah tetap menjadi buku terlaris di dunia; lebih dari 150 juta Alkitab dan bagian dari Alkitab yang terjual setiap tahun.

• Ketepatan sejarah Alkitab sangat mengagumkan.
• Banyak penemuan arkeologi secara dramatis meneguhkan ketepatan tulisan Alkitab.

Para ahli sejarah telah menemukan tablet tablet (lembaran) dari tanah liat dan batu peringatan yang telah menjelaskan nama-nama, tempat dan peristiwa yang sebelumnya dikenal hanya dari Alkitab,

“berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke Tanah Kanaan,…” karena Alkitab saja yang berbicara tentang Ur, beberapa pakar menyatakan bahwa tidak pernah ada kota seperti itu.

Lalu para ahli penggalian purbakala (arkeolog) menemukan satu menara kaabah di sebelah selatan Irak dengan satu silinder di dasarnya tertulis dalam bentuk tulisan kuno yang berisi nama Ur.

Kemudian diketahui bahwa Ur adalah kota metropolis yang hebat dengan peradaban yang sangat tinggi.

Kota itu telah dilupakan, hanya Alkitab saja yang melindungi namanya—sampai para arkeolog meneguhkan kebenarannya.

Ketepatan penggenapan dari ramalan Alkitab membuktikan bahwa Anda dapat percaya akan Alkitab.
Kitab Suci berisi banyak ramalan yang mengagumkan mengenai peristiwa- peristiwa masa depan yang sekarang telah digenapi di hadapan mata kita.

1. BAGAIMANA MEMAHAMI ALKITAB


Kita akan mempelajari beberapa dari nubuatan yang menarik ini dalam pelajaran-pelajaran berikut.
Sementara Anda menggali firman Allah, ingatlah prinsip-prinsip berikut ini:

a. Belajarlah Alkitab dengan hati yang penuh doa.
Jika Anda menghampiri Alkitab dengan satu hati dan pikiran terbuka melalui doa,

b. Firman itu benar-benar menjadi suatu hubungan yang bersifat pribadi dengan Yesus. (Yohanes 16:13-14).

c. Bacalah Alkitab tiap hari. Belajar Alkitab tiap hari adalah kunci mendapatkan kuasa dalam hidup kita dan mempertemukannya dengan pikiran Allah (Roma 1:16)

d. Tanyakanlah : apa -kah yang ingin dikatakan oleh penulis Alkitab? Oleh memahami arti ayat-ayat kita bisa menerapkannya dengan baik ke dalam kehidupan kita sekarang ini.

e. Belajar Alkitab berdasarkan topik (judul pelajaran).

f. Bandingkanlah ayat demi ayat. Yesus menggunakan cara ini untuk menunjukkan bahwa Dialah Mesias:


“Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.” Lukas 24:27.

Dengan menggabungkan semua yang Alkitab hendak katakan mengenai satu pokok pelajaran tertentu kita akan memperoleh pandangan yang berimbang.

1. Pelajar i Alkitab agar menerima kuasa hidup bagi Kristus.
Firman Allah digambarkan dalam buku Ibrani 4:12 sebagai pedang bermata dua yang tajam.

Itu lebih dari sekadar kata-kata di atas kertas, itu adalah senjata yang hidup di tangan kita untuk memerangi pencobaan dosa.

2. Dengar lah sementara Allah berbicara kepada Anda melalui firman- Nya.

3. Jika seorang ingin mengetahui kebenaran Alkitab mengenai satu pokok pelajaran ia harus menurut apa yang diajarkan (Yohanes 7:17), bukan apa yang orang pikirkan atau apa yang diajarkan satu gereja.

4. ALKITAB DAPAT MENGUBAH HIDUP ANDA “Bila tersingkap, firman-firman- Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orangorang bodoh” Mazmur 119:130.

Mempelajari Alkitab akan memperdalam “pemahaman,” memberikan Anda kekuatan untuk mengalahkan kebiasaan yang merusak dan menyanggupkan Anda mengembangkan kepribadian seutuhnya: tubuh, pikiran, moral dan rohani.

Alkitab berbicara kepada hati kita. Ini menyangkut pengalaman kemanusiaan: lahir, mengasihi, pernikahan, masalah orangtua dan kematian.

Kitab Suci menyembuhkan luka yang terdalam dalam sifat manusia, dosa dan penderitaan yang diakibatkan oleh dosa itu.

Firman Allah bukanlah buku untuk satu peradaban, satu zaman, satu bangsa, atau satu kebudayaan Meskipun ditulis di Timur, itu juga menarik bagi pria dan wanita di Barat.

Itu memasuki rumah orang yang sederhana dan istana orang kaya. Anak-anak menyenangi kisah-kisahnya yang menarik.


Pahlawan-pahlawannya mengilhami orang muda. Yang sakit, yang kesepian dan yang berusia lanjut menemukan penghiburan di dalamnya dan pengharapan untuk hidup yang lebih baik.

Oleh karena Allah bekerja melalui Alkitab, itu memiliki kuasa yang besar. Itu meluluhkan hati yang keras melawan semua emosi manusia, melembutkan dan mengisinya dengan kasih.

Kita telah melihat Alkitab mengubah seorang yang sebelumnya penjahat dan penghisap opium menjadi pengkhotbah yang bersemangat.

Kita telah melihat Alkitab mengubah seorang pembohong dan pendusta menjadi seorang yang jujur dan benar.


Dan kami telah melihat buku ini menarik orang dari keinginan untuk bunuh diri dan memberikan kepada mereka awal baru yang penuh harapan. Alkitab membangkitkan kasih di antara musuh-musuh.

Itu membuat orang sombong menjadi rendah hati dan yang mementingkan diri menjadi pemurah.

Alkitab menguatkan kita yang lemah, memberikan sukacita dalam kesedihan, penghiburan dalam duka, menuntun kita yang dalam ketidakpastian dan memberikan kita kelegaan saat kelelahan.

Itu menunjukkan kepada pria dan Wanita bagaimana hidup dengan penuh semangat dan bagaimana mati tanpa rasa takut.


Buku Allah, Alkitab, bisa mengubah hidup Anda juga! Anda akan melihat dengan lebih jelas lagi bila Anda terus belajar pelajaran Penemuan Baru ini.

Apakah sebabnya Alkitab itu ditulis bagi kita? Yesus menjawab: “Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama- Nya” Yohanes 20:31.

Alasan terbesar kita harus berkenalan dengan Kitab Suci ialah karena di situ penuh dengan gambar-gambar yang menyatakan Yesus Kristus dan menjamin kita mendapatkan hidup yang kekal.

Oleh karena memandang Yesus melalui Alkitab kita diubahkan dan menjadi makin seperti Dia. Mulailah sekarang ini menemukan kuasa firman Allah yang dapat membuat Anda makin seperti Yesus.

Note:
Berikut ini kami sediakan pertanyaan sehubungan dengan pelajaran ini. Akan sangat membantu anda dalam mengingat poin penting dalam pelajaran ini. https://forms.gle/N8eVQN8dNgZbqFS76 Hak Cipta 2000 oleh The Voice of Prophecy Box 53055, Los Angeles, CA 90053

Hak Cipta 2000 oleh The Voice of Prophecy
Box 53055, Los Angeles, CA 90053

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Saya

Vlog

LAINNYA
x