Alkitab bukanlah serangkaian cerita yang terputus, melainkan Alkitab berisikan narasi tunggal.
Setiap cerita, karakter menunjuk di luar dirinya sendiri kepada seorang yang lebih besar yaitu Yesus (part 4).
Pada bagian ini kita akan melihat Daud yang benar dan lebih baik dari Daud yang pertama kali
diperkenalkan di dalam kitab Rut sebagai anak Isai.
Apakah pengalaman yang dialami oleh Daud dan kemudian tergambar kembali dalam pengalaman Yesus yang lahir jauh setelah Daud?
Baca Juga: 15 Pengalaman Ishak Sama Dengan Yesus
Berikut 4 pengalaman yang sama antara Daud dan Yesus.
Pengalaman yang sama antara Daud dan Yesus yang pertama adalah, menjadi hamba bahkan setelah diurapi.
Daud adalah orang yang dipilih Tuhan untuk menjadi raja berikutnya menggantikan Saul.
Namun setelah Daud diurapi oleh nabi Samuel, ia tidak serta merta memerintah sebagai raja, ia masih menjadi pelayan Saul hingga beberapa waktu lamanya (1 Samuel 16:13,21).
Mesias artinya adalah yang diurapi, Di dalam bahasa Yunani, kata Mesias diterjemahkan sebagai Kristos atau kristus yang menjadi salah satu gelar Yesus.
Yesus diurapi oleh Bapa (Mat 3:17) namun sekalipun Yesus adalah Raja di atas segala Raja, tetapi Ia tetap menjadi hamba dan melayani (Mat 20:28).
Baca Juga: 7 Pengalaman Sama Yakub dan Yesus
Pengalaman yang sama antara Daud dan Yesus yang kedua adalah, Kemenangan mereka menjadi kemenangan semua orang.
Melalui kitab 1 Samuel 17 kita mengerti sedikit bagaimana pemandangan keadaan peperangan yang terjadi ketika bangsa Israel berhadapan dengan bangsa Filistin.
Masing masing bangsa yang terlibat dalam peperangan akan memilih seorang petarung yang dianggap paling hebat dalam berperang,
seorang yang perkasa dan unggul diantara pasukan yang lain dan kedua prajurit yang terpilih dari masing masing bangsa itu akan bertarung.
Kemenangan yang mereka raih adalah kemenangan seluruh pasukan, dan kekalahan yang mereka alami akan menjadi kekalahan seluruh pasukan (1 Samuel 17:9).
Baca juga: 4 Penghalang Sehingga Doa Tidak Dijawab
Itu sebabnya ketika Daud berhasil mengalahkan Goliat, maka pasukan Filistin melarikan diri (17:51) karena mereka kalah.
Yesus datang ke dunia untuk tujuan rencana keselamatan, Dia yang tidak mengenal dosa menjadi dosa karena kita.
Dunia yang berdosa ini membuat Yesus harus berhadapan dengan kematian, maut harus dikalahkan agar manusia yang berdosa dapat diselamatkan.
Itulah sebabnya Yesus turun ke dunia orang mati namun Ia tidak ditinggalkan di sana (Kisah 2:31). Yesus bangkit dari kematian,
Ia menang, dan kemenangan Yesus menjadi kemenangan semua umat yang percaya.
Baca Juga: 5 Pengalaman Abraham Sama dengan Yesus
Pengalaman yang sama antara Daud dan Yesus yang ketiga adalah, mereka hidup mengembara.
Daud mengalami perjalanan hidup yang berat, ia hidup mengembara dari satu tempat ke tempat yang lain.
Seringkali ia harus bersembunyi (1 Sam 19:2;20:5.24), melarikan diri (1 Samuel 19:10,12,18; 22:1) karena ia berada dalam pengejaran Saul.
Bahkan demi keselamatan ia harus lari ke negeri musuh, negeri orang Filistin.
Baca juga: TUHAN MENYESAL
Yesus lahir dari perawan Maria, tinggal dengan orang tua dan saudaranya sampai beberapa waktu lamanya, ayah-Nya seorang tukang kayu dan dapat saja Yesus juga memiliki keahlian itu.
Sampai pada waktu tertentu Yesus mengembara, bertemu dengan banyak orang, tinggal di tempat mereka yang memberi tumpangan.
Ketika seorang ahli taurat bertanya kemana kami akan mengikut Engkau, Yesus menjawab Anak manusia tidak memiliki tempat untuk meletakkan kepala-Nya (Matius 8:20).
Baca Juga: 10 Pengalaman Sama Yusuf dan Yesus.
Pengalaman yang sama antara Daud dan Yesus yang keempat adalah, mereka memiliki kerajaan yang kokoh untuk selamanya.
Setelah Daud memerintah sebagai raja, Tuhan mengikat perjanjian dengannya. Tuhan berjanji bahwa kerajaan Daud akan kokoh untuk selama-lamanya (2 Sam 7:16),
namun mengetahui bahwa ini hanya dapat terjadi melalui Mesias yang lahir melalui garis keturunan Daud.
Di dalam mimpinya Nebukadnezar melihat sebuah patung yang besar, kepalanya terbuat dari emas,
dadanya dan lengannya dari perak, perut dan pahanya dari tembaga, kakinya dari besi, dan kaki bagian bawahnya dari besi dan tanah liat.
Dalam mimpi itu juga Nebukadnezar melihat sebuah batu terguling tanpa perbuatan tangan manusia dan menimpa patung itu tepat di kakinya.
Baca juga: Dengan Segenap Hati.
Ketika Daniel memberitahukan makna dari mimpi itu, ia menjelaskan bahwa batu itu adalah kerajaan Allah yang tidak akan binasa sampai selama lamanya.
Kekuasaan-Nya tidak akan beralih kepada bangsa lain (Daniel 2:44), kerajaan Tuhan akan tetap untuk selamanya (Ibrani 1:8).
Malaikat Gabriel memberitahukan kelahiran Yesus “dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” (Lukas 1:33).
Itulah 4 pengalaman yang sama yang dialami oleh Daud dan Yesus, anda tentu mengetahui atau menemukan persamaan yang lain.
Pengalaman itu akan memberkati kita semua sebagai pembaca kisah ini.
Adakah diantara pengalaman ini yang juga menjadi pengalaman Anda? Tuhan memberkati.
Jangan lupa untuk membagikan Postingan ini sehingga semakin banyak yang terberkati.
Tidak ada komentar