Pernahkah anda mengalami penolakan? Dalam hal apa? Bagaimana Anda menyikapinya?
Penolakan datang dalam beberapa bentuk, ada yang dilakukan dengan terang terangan, ada juga yang dilakukan dengan cara tidak memberikan jawaban atas apa yang kita mintakan.
Bagi kaum muda saat ini bentuk penolakan sedikit mengalami perubahan bentuk, kini kita mengenal istilah ghosting.
Secara sederhana ghosting adalah ketika seseorang yang mendekati atau yang Anda dekati mengakhiri hubungan dengan cara memutuskan komunikasi tanpa penjelasan apapun.
Setelah sebelumnya melakukan komunikasi intens atau pada saat Anda berkomitmen dalam sebuah hubungan.
Baca juga: 3 Cara Mengatasi Rindu Menurut Alkitab.
Pelajaran penting dari garam menjadi Tawar.
Mungkin ghosting lebih kepada memutuskan komunikasi, namun prinsip penolakan jelas terlihat dalam hal ini.
Penolakan adalah emosi yang sulit untuk dihadapi, itu adalah pesan yang menyakitkan ketika didengar, mengapa?
Ketika kita mengalami penolakan, itu menjadi pukulan bagi ego kita, dari situ mulai muncul perasaan bahwa kita belum cukup baik terutama pada bagian penolakan yang kita alami.
Setiap orang harus bertahan dalam situasi ini, masing masing kita akan dihadapkan dari satu penolakan kepada penolakan yang lain.
Cara menyikapi penolakan yang pertama adalah, berdoalah tentang penolakan yang anda alami.
Ini adalah hal pertama yang harus anda lakukan, anda tidak membutuhkan orang lain untuk melakukan hal ini.
Setelah anda mengalami penolakan tentunya bukan hal yang mudah untuk mengharapkan orang lain membantu anda mengingat penolakan yang baru saja anda alami.
Mintalah Tuhan untuk menyembuhkan emosi Anda yang terluka. Firman Tuhan menuntun kita untuk mensyukuri segala hal yang terjadi,
Baca juga: Cinta Pada Pandangan Pertama
bersyukur kepada Tuhan yang akan menuntun hidup anda melalui rasa sakit akibat penolakan. Doamu akan di dengar-Nya.
Mazmur 66:20 “Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.”
Cara menyikapi penolakan yang kedua adalah, katakan kepada diri Anda bahwa Anda hidup dengan iman.
Penolakan merusak perasaan, tetapi kita tidak menjalani kehidupan kristen atas dasar perasaan.
Kita hidup dengan iman bahwa Tuhan merancang damai sejahtera dan kebahagiaan sebagai tujuan hidup kita.
Baca juga: 5 Kisah Cinta Pada Pandangan Pertama di Alkitab
Perasaan banyak ragamnya, itu tidak dapat dielakkan namun kita tidak boleh menggantungkan semangat hidup kita kepada perasaan yang berubah ubah.
The best is yet to come, Ya! yang terbaik masih akan datang. Penolakan bukanlah akhir dari segalanya. Jangan biarkan penolakan mengendalikan masa depan Anda.
Yeremia 29:11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN,
yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Cara menyikapi penolakan yang ketiga adalah, mengambil pelajaran penting dari penolakan tersebut.
Pelajaran tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal, itu bisa diperoleh dari mana saja.
Baca juga: 4 Penghalang Sehingga Doa Tidak Dijawab
Seseorang dapat belajar dari apa yang ia lihat, apa yang didengar dan dari kejadian yang dialami, termasuk dari penolakan.
Ego yang terlalu besar membuat kita tidak menyadari bahwa ada pelajaran yang dapat diambil dari penolakan.
Yang perlu dilakukan adalah secara jujur menilai tindakan, dan sikap Anda terhadap orang lain untuk melihat apakah ada alasan yang tepat sehingga Anda ditolak.
Jika pada akhirnya kita menemukan alasan penolakan itu karena kekurangan di pihak kita maka langkah selanjutnya adalah melakukan perbaikan.
Hidup adalah proses belajar yang tidak ada tamat nya, kesalahan mungkin akan banyak terjadi namun kemampuan kita untuk mengatasinya pun akan semakin bertambah.
Mazmur 119:71 “Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.”
Baca juga: TUHAN MENYESAL
Cara menyikapi penolakan yang keempat adalah, ingat bahwa Tuhan tidak akan menolak Anda.
Kita berpeluang mengalami penolakan dari siapa saja manusia di dunia ini, bahkan dari orang terdekat dengan kita sekalipun.
Mengapa? Karena kita semua terbatas, mungkin seseorang menolak Anda bukan karena seseorang tersebut membenci Anda namun karena keterbatasannya dalam melakukan apa yang Anda harapkan.
Bahkan jika ungkapan cinta Anda ditolak, tidak selalu karena kebencian, melainkan karena keterbatasannya.
Baca juga: 5 Cara agar Anda Mampu Mengatasi Patah Hati
Hatinya terbatas, hanya dapat dihuni oleh satu cinta yang sudah dimilikinya.
Tuhan tidak akan pernah menolak kita, walau kita pernah menolak-Nya. Ketika kita kembali dengan keadaan hancur sekalipun Ia akan menerima.
Mazmur 118:13 “Aku ditolak dengan hebat sampai jatuh, tetapi TUHAN menolong aku”
Selamat datang penolakan, kita mulai terbiasa.
Jangan lupa untuk membagikan artikel ini, agar semakin banyak yang terberkati.
3 tahun lalu
[…] 4 Cara Menyikapi Penolakan […]
3 tahun lalu
[…] 4 Cara menyikapi penolakan […]
3 tahun lalu
[…] Ketika Dunia Menolakmu: 4 Cara Menyikapi Penolakan […]
3 tahun lalu
[…] Baca juga: 4 Cara Menyikapi Penolakan […]