x

Hal Baik dari Kematian?

waktu baca 4 menit
Senin, 26 Jul 2021 14:45 579 Jandri Tumangger

Sejauh ini, sudah berapa kali Anda mendengar nasihat agar selalu melihat sisi baik dari setiap peristiwa.

Terdengar optimis. Saya yakin mereka yang mampu melakukannya dengan baik merekalah yang sejatinya dapat menikmati kehidupan ini, mengapa?

Pernahkah anda coba menghitung, jika diakumulasikan berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk meratapi.

Menyesali sebuah peristiwa dikalikan dengan berapa banyak peristiwa yang yang terjadi yang kita sesali dalam hidup ini.

Lalu setelah memperolehnya, kemudian coba mengingat kembali, apakah dengan melakukan itu dapat mengubah keadaan yang sekarang Anda jalani?

Pernahkah Anda mengetahui berapa banyak yang tidak dapat menjalani hidupnya dengan baik

karena beratnya gangguan terhadap mental yang mereka alami atas terjadinya sebuah peristiwa yang tidak dapat diterima.

Diantara kita ada seorang anak yang tidak dapat menerima kehilangan seorang ayah,

seorang ibu tidak dapat menerima kehilangan seorang anak, seseorang yang tidak dapat menerima kehilangan seorang sahabat, seorang yang dikasihi.

Dan mereka merasa menjalani kehidupan yang tidak lengkap.

Mereka yang dapat melihat sisi baik dari setiap peristiwa adalah sejatinya yang dapat menikmati hidup.

Sebaliknya,  in a moment of overthinking we lose attraction with reality.

Untuk peristiwa tertentu saya yakin kita dapat melihat sisi baik dari sebuah peristiwa.

Ketika seorang sahabat membatalkan rencana yang sudah di susun, kita dapat melihat sisi baik dari pembatalan ini,

Kita akan berfikir bahwa saya akhirnya memiliki waktu yang lebih banyak bersama keluarga, kakak, dan adik.

Atau karena pembatalan itu akhirnya kita dapat melakukan pekerjaan yang selama ini tertunda diselesaikan.

contoh lain, ketika Anda yakin akan diterima bekerja di sebuah perusahaan, namun akhirnya tertunda karena perusahaan sedang melakukan pengurangan karyawan karena pandemi yang terjadi.

Mungkin Anda dapat melihat sisi baiknya, Anda bisa tetap berada di rumah untuk beberapa waktu ke depan sehingga akan baik untuk keamanan diri Anda di saat pandemi sedang memuncak.

Masih banyak peristiwa yang masih kita dapat tolerir, dalam pengertian kita dapat melihat sisi baik dari peristiwa itu.

Tetapi bagaimana dengan “kematian”, apakah kita dapat menemukan sisi baik dari sebuah kematian?

Oh, mungkin kita bisa katakan, hal ini baik karena penyakit yang dia derita sangat menyiksanya.

Mungkin itu berlaku secara khusus, namun apakah semua kematian disebabkan oleh penyakit?

Tentu tidak, dapatkah kita menemukan sisi baik dari sebuah kematian secara umum?

Tahun 2020 dan 2021 yang masih berjalan, untuk saat ini mungkin adalah tahun dengan tingkat kematian tertinggi dalam generasi yang kita jalani (tanpa bermaksud menyinggung dan mengungkit kesedihan orang lain).

Dapatkah kita melihat sisi baik dari kematian?

Terhadap pertanyaan ini, saya berbicara dalam sudut pandang iman kristiani.

Berusaha menjawab pertanyaan ini sebenarnya seperti sedang menggali sebuah lubang yang menimbun berbagai jawaban, dan berupaya menemukan jawaban terbaik dari antara jawaban yang ada, sekalipun terbatas.

Alkitab mencatat di dalam 1 Korintus 15:52 “… orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.”;

1 Tesalonika  4:16 “…, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

(17) sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.

Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Jika kita dituntut untuk melihat sisi baik dari sebuah kematian orang yang kita kasihi, maka kita akan tiba pada jawaban ini,

Kematian seharusnya, semakin menumbuhkan kerinduan kita kepada kedatangan Yesus, karena Alkitab katakan hanya peristiwa itu yang dapat mempertemukan kita dengan orang yang lebih dahulu mengalami kematian.

Sejauh ini tidak ada yang dapat mempertemukan kita dengan orang yang terpisah karena kematian.

Berbagai  penelitian  mungkin sedang dikembangkan untuk mencoba menghadirkan kembali mereka yang sudah mati, tetapi itu tidak akan seperti yang kita bayangkan.

Kita meyakini reuni akbar dengan orang yang kita kasihi hanya akan terjadi ketika Yesus datang.

Ketika bunyi sangkakala yang mengiring-Nya menjadi pertanda kebangkitan mereka yang mati.

Ini tidak mudah, tapi mulai lah melatih diri untuk melihat dan menerima sisi baik dari sebuah kematian.

Salam Aman, Iman, Amin.

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Perdinan Tarigan
    4 tahun  lalu

    Sangat menguatkan Pastor. Kata katanya juga sangat mudah dipahami

    Balas
    Suryawati
    4 tahun  lalu

    Terimakasih renungan malamnya…
    Tuhan memberkati

    Balas

Ikuti Saya

Vlog

LAINNYA
x